Kamis, 13 Oktober 2011


To        :djanggubenyaminpontianak.blogspot.com
From   :Li sien_xak1@yahoo.com
Name  :L i sian
Class   :XI Ak /A

ANSWER:
1.       -Untuk meningkatkan pendapatan
-Untuk membuat perbedaan dan berkontribusi kepada masyarakat
       -Untuk menggali potensi dengan melakukan sesuatu yang disukai
       -Untuk menggunakan sumber daya yang tersedia (seperti tenaga kerja,lahan,dan uang) secara  
           Lebih efisien.
2.       -Perusahaan perorangan/kepemilikan tunggal (sole proprietorship) adalah usaha yang dimiliki 
  dan dioperasikann oleh satu orang saja.                                                                                                                
-Persekutuan (partnership), jenis badan usaha ini lebih sering digunakan bila pendiri/pemilik
  usaha lebih dari satu orang.
-badan hukum dengan limit corporation atau perseroan terbatas(PT).bentuk usaha ini lebih  
  profesional dibanding persekutuan.
-Bussiness cooperative(co-op)atau kerja sama bisnis,struktur ini merupakan bentuk
  incorporation company atau yang sering disebut dengan ‘B2B’(Bussiness-to-bussiness).

3.       Struktur organisasi adalah kerangka dan susunan yang merupakan pola hubungan antarfungsi,bagian atau posisi,maupun orang-orang dalam organisasi/perusahaan.

4.       -Ukuran organisasi
-Jumlah anggota/karyawan dan orang-orang yang terlibat dalam suatu organisasi.
-Teknologi yang digunakan
-Strategi untuk mencapai tujuan.

5.       Organisasi lini atau garis(line organization),pada bentuk struktur organisasi ini,masing-masing bawahan mendapat instruksi dari satu orang atasan.

6.       -Core product-produk utama(manfaat dan fungsi inti),tingkatan produk ini dapat langsung dimanfaatkan oleh konsumen dan menjadi alasan mereka untuk membeli produk yang ditawarkan.
-Tangible product – produk nyata/berwujud,tingkatan produk ini melekat pada produk utama dan mendorong konsumen untuk membeli produk.
-Augmented product-produk tambahan,tingkatan produk ini merupakan tambahan,baik itu berupa jasa,pelayanan,keuntungan atau nilai lainnya yang ada pada suatu produk.

7.       -Produk konsumen (consumer product)
-produk industri (industrial product)

8.       Tak berwujud (intangible),artinya jasa tidak bisa dilihat,didengar,dirasakan,diraba atau dibaui sebelum jasa itu dibeli.
Contoh:1.ketika seseorang akan menggunakan jasa maskapa penerbangan
              2.dia harus mengetahui harga
              3.popularitas

Tak terpisahkan (inseparable),artinya jasa tidak bisa dipisahkan hubungan antara produsen dan konsumen.
Contoh:-konsumen membantu meningkatkan kualitas dari produsen
               -penyedia dan pelanggan jasa saling memengaruhi hasil jasa.

Bervariasi (variable),artinya kualitas jasa berbeda-beda tergantung dari siapa yang menyediakan jasa,kapan,dimana,dan bagaimana jasa itu disediakan.
Contoh:-The susun merupakan hotel terbaik dikota solo
               -karyawan dihotel kurang mampu memberikan pelayanan yang berkualitas

Dapat musnah (perishable),artinya jasa tidak dapat disimpan untuk dijual kembali dilain waktu.
Contoh:-kursi yang tidak laku dipesawat terbang tidak bisa dijual
               -pesawat akan tetap terbang meskipun beberapa kursi kosong

9.       -Fungsi batch stock atau lot size inveting,berfungsi untuk mengurangi biaya per unit saat       
  produksi maupun pembelian sumber daya.
-Fungsi  decoupling,fungsi persediaan ini memungkinkan perusahaan untuk memenuhi
  permintaan pelanggan tanpa tergantung pada pemasok.
-Fungsi antisipasi,fungsi antisipasi dipersiapkan untuk menghadapi naik turunnya   
  permintaan, terutama yang bisa diperkirakan karena sudah pernah terjadi sebelumnya.

10.   -Proses produksi terus-menerus (continous),yaitu proses produksi yang mengerjakan barang
  yang selalu sama dan tidak pernah berganti.
  Contoh:sesuatu yang baru
-Proses produksi terputus-putus (intermittent),adalah proses produksi yang berfokus pada
  proses atau process focus.
  Contoh:macam-macam barang dengan jumlah variasi yang sedikit.

Lisian_SMK.K IMma2:
To        :djanggubenyaminpontianak.blogspot.com
Name  :L i sian
Class   :XI Ak /A

ANSWER:
1.       -Untuk meningkatkan pendapatan
-Untuk membuat perbedaan dan berkontribusi kepada masyarakat
       -Untuk menggali potensi dengan melakukan sesuatu yang disukai
       -Untuk menggunakan sumber daya yang tersedia (seperti tenaga kerja,lahan,dan uang) secara  
           Lebih efisien.
2.       -Perusahaan perorangan/kepemilikan tunggal (sole proprietorship) adalah usaha yang dimiliki 
  dan dioperasikann oleh satu orang saja.                                                                                                                
-Persekutuan (partnership), jenis badan usaha ini lebih sering digunakan bila pendiri/pemilik
  usaha lebih dari satu orang.
-badan hukum dengan limit corporation atau perseroan terbatas(PT).bentuk usaha ini lebih  
  profesional dibanding persekutuan.
-Bussiness cooperative(co-op)atau kerja sama bisnis,struktur ini merupakan bentuk
  incorporation company atau yang sering disebut dengan ‘B2B’(Bussiness-to-bussiness).

3.       Struktur organisasi adalah kerangka dan susunan yang merupakan pola hubungan antarfungsi,bagian atau posisi,maupun orang-orang dalam organisasi/perusahaan.

4.       -Ukuran organisasi
-Jumlah anggota/karyawan dan orang-orang yang terlibat dalam suatu organisasi.
-Teknologi yang digunakan
-Strategi untuk mencapai tujuan.

5.       Organisasi lini atau garis(line organization),pada bentuk struktur organisasi ini,masing-masing bawahan mendapat instruksi dari satu orang atasan.

6.       -Core product-produk utama(manfaat dan fungsi inti),tingkatan produk ini dapat langsung dimanfaatkan oleh konsumen dan menjadi alasan mereka untuk membeli produk yang ditawarkan.
-Tangible product – produk nyata/berwujud,tingkatan produk ini melekat pada produk utama dan mendorong konsumen untuk membeli produk.
-Augmented product-produk tambahan,tingkatan produk ini merupakan tambahan,baik itu berupa jasa,pelayanan,keuntungan atau nilai lainnya yang ada pada suatu produk.

7.       -Produk konsumen (consumer product)
-produk industri (industrial product)

8.       Tak berwujud (intangible),artinya jasa tidak bisa dilihat,didengar,dirasakan,diraba atau dibaui sebelum jasa itu dibeli.
Contoh:1.ketika seseorang akan menggunakan jasa maskapa penerbangan
              2.dia harus mengetahui harga
              3.popularitas

Tak terpisahkan (inseparable),artinya jasa tidak bisa dipisahkan hubungan antara produsen dan konsumen.
Contoh:-konsumen membantu meningkatkan kualitas dari produsen
               -penyedia dan pelanggan jasa saling memengaruhi hasil jasa.

Bervariasi (variable),artinya kualitas jasa berbeda-beda tergantung dari siapa yang menyediakan jasa,kapan,dimana,dan bagaimana jasa itu disediakan.
Contoh:-The susun merupakan hotel terbaik dikota solo
               -karyawan dihotel kurang mampu memberikan pelayanan yang berkualitas

Dapat musnah (perishable),artinya jasa tidak dapat disimpan untuk dijual kembali dilain waktu.
Contoh:-kursi yang tidak laku dipesawat terbang tidak bisa dijual
               -pesawat akan tetap terbang meskipun beberapa kursi kosong

9.       -Fungsi batch stock atau lot size inveting,berfungsi untuk mengurangi biaya per unit saat       
  produksi maupun pembelian sumber daya.
-Fungsi  decoupling,fungsi persediaan ini memungkinkan perusahaan untuk memenuhi
  permintaan pelanggan tanpa tergantung pada pemasok.
-Fungsi antisipasi,fungsi antisipasi dipersiapkan untuk menghadapi naik turunnya   
  permintaan, terutama yang bisa diperkirakan karena sudah pernah terjadi sebelumnya.

10.   -Proses produksi terus-menerus (continous),yaitu proses produksi yang mengerjakan barang
  yang selalu sama dan tidak pernah berganti.
  Contoh:sesuatu yang baru
-Proses produksi terputus-putus (intermittent),adalah proses produksi yang berfokus pada
  proses atau process focus.
  Contoh:macam-macam barang dengan jumlah variasi yang sedikit.

Selasa, 12 April 2011


A.      VISI = Ingin menjadi akuntan yang professional di dunia perbank.

MISI=  
A. Percaya diri
B. Disiplin
C. Belajar dengan giat dan sungguh-sungguh
D. Komunikasi

MOTO= Maju terus pantang menyerah dan sebelum kita mencoba janganlah menyerah terlebih dahulu. 

B. Visi SMKK IMM II
SKI adalah lembaga pendidikan Kristen berkualitas yang secara aktif berperan mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya masyarakat Sungai Raya dan sekitarnya serta Kalimantan Barat pada umumnya.

Misi  SMKK IMM II
  1. Membimbing siswa agar mengenal dan mencintai Allah penciptanya
  2. Mendidik siswa untuk memiliki rasa kebangsaan dan Cinta Tanah Air.
  3. Mendidik siswa berdisiplin, bertanggung jawab dan memiliki semangat belajar yang tinggi serta berbudi pekerti.
  4. Melatih siswa untuk mengembangkan sikap kreatif, gemar belajar, dan mempunyai keberanian mengekspresikan pikiran dan perasaannya.
  5. Membimbing siswa agar mampu berkomunikasi dengan fasih serta menguasai dasar-dasar berkomunikasi global.
  6. Mendidik siswa untuk dapat menciptakan lapangan kerja baru dan mengembangkan sikap professional yang di milikinya.
  7. Mendidik siswa menjadi tenaga kerja terlatih/ terampil dan mempunyai kemampuan lebih di tingkat menengah untuk mengisi kebutuhan dunia usaha dan industri pada saat ini maupun yanga akan datang.
  8. Menyiapkan tenaga SDM yang terampil di bidangnya.
  9. Melengkapi sarana dan prasarana penunjang pendidikan yang memadai untuk kegiatan pembelajaran.

Motto SMKK IMM II
Cerdas , bijak dan bertanggung jawab.

Senin, 04 April 2011


Tugas Disko VI Kewirausahaan

Ketua : Cendianto
Sekretaris : Desi Suryanti
Anggota :  - Li sian & Leni I.C

~Solusi Mengatasi Konflik
Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi konflik. Beberapa pakar mengusulkan cara-cara mengatasi konflik sebagai berikut :
a.      Hindari semua konflik
Solusi ini di utarakan oleh Daniel Robin , dalam Strategis For Handing Difficult Workplace Behaviours . solusi ini menyarankan, jika dapat melakukan pekerjaan tanpa harus berinteraksi langsung dengan orangyang dapat menimbulkan konflik, tidak perlu menguras tenaga, pikiran dan waktu untuk mecoba mengubah mereka atau diri kita sendiri.
b.      Netralisasi sikap
Cara lain untuk mengatasi konflik adalah netralisasi sikap terhadap orang-orang yang berpotensi menjadi sumber konflik. Adapun yang dilakukan adalah memfokuskan perhatian pada kekuatan orang-orang tersebut dan mencari strategi untuk memanfaatkan kekuatan-kekuatan mereka untuk mendukung pekerjaan.
c.       Mengubah sikap kita
Menurut Dr.Rick Brinkman dan Dr.Rick Krischner, dalam Dealing With People You Cant’t Change, mengendalikan reaksi dalam menghadapi orang-orang yang merongrong pekerjaan. Orang-orang tersebut tidak dapat diubah , yang dapat dilakukan adalah mengubah sikap diri sendiri pada pengaruh negative yang ditimbulkan . apabila orang-orang tersebut berbuat ulah, tidak perlu terusik.
d.      Blending : mengurangi perbedaan , mencari kesamaan, menuju titik tengah.
Cara lain yang di sodorkan Dr.Rick Brinkman dan Dr.Rick Kirschner adalah Blending, yakni cara untuk mengurangi perbedaan yang ada, mencari persamaan dan berangkat dari persatuan tersebut. Apabila terdapat perbedaan cara pandang, tetapi memiliki tujuan akhir yang sama, maka memfokuskan pada tujuan yang sama. Selanjutnya dapat mencoba menggalang koordinasi dari kegiatan-kegiatan yang dilakukan agar dapat diarahkan untuk mencapai tujuan tersebut.
e.      Understanding : saling pengertian
Cara lain yang bias dilakukan dalam mengatasi konflik adalah dengan mencari sumber masalahnya untuk kemudian memecahakan masalah tersebut secara bersama-sama. Pada dasarnya setiap sikap atau tindakan serta keputusan yang dilakukan seseorang pasti ada alasannya. Jika menghadapi konflik, yang pertama kali harus dilakukan adalah mengidentifikasikan sumber penyebab konflik, kemudian memlilih strategi yang dapat untuk mengatasi konflik tersebut. Sehingga dapat mengubah konflik menjadi kerja sama yang harmonis. Dengan kerja sama tersebut diharapkan dapat lebih berprestasi dan memperoleh banyak dukungan untuk berprestasi.